Buah Literasi Lahirkan Tulisan dari Hati

Buah Literasi Lahirkan Tulisan dari Hati

Senin, 11 Februari 2019, kembali kami tim literasi mengadakan sebuah kegiatan bertema ‘dua jam berliterasi bersama santri lahirkan tulisan dari hati’. Mengapa bertemakan demikian?, karena literasi di sini, kami, tim literasi memaksa seluruh santri untuk berkarya hasilkan sebuah tulisan. Selain itu kegiatan ini dilatarbelakangi karena minimnya santri dalam menulis, sementara dalam kegiatan membaca mereka mulai meningkat, fakta tersebut berdasarkan data yang kami dapatkan dari daftar pengunjung dan peminjam buku di perpustakaan Al-Multazam tahun 2019. Dari data dan fakta itulah sebenarnya minat baca santri sudah agak meningkat dibandingkan tahun-tahun yang lalu. Hal lain mungkin yang jadi faktor utama semangat membaca mereka mulai tumbuh karena beberapa buku di perpustakaan terlihat baru dan memang menarik.

“Materi tanpa praktik tak berguna, praktik tanpa teori sia-sia.” Begitupun ilmu pengetahuan dan wawasan yang dimiliki manusia pembaca, tanpa diaplikasikan dalam sebuah karya, maka ilmu tersebut kurang berguna. Begitu pun sebaliknya, aplikasi tanpa tahu teori atau ilmunya maka yang terjadi hasil tidak akan sempurna sesempurna teori yang dibaca. Jika hanya sekadar banyak buku yang dibaca sementara tidak dibarengi dengan berbagi ilmu melalui tulisan, sungguh sangat disayangkan. Ilmu dan wawasan yang hanya tertampung, terperangkap, terbungkam hingga sulit dikeluarkan dari pikiran karena terlalu menumpuk, pada akhirnya akan mengarat dalam benak dan sulit dituangkan saking bingung dengan banyaknya ide dalam pikiran.

Sebenarnya dalam berkarya tidak mesti harus langsung berlembar-lembar. Sedikit tapi istiqomah jauh lebih baik daripada tidak sama sekali mempunyai keinginan untuk berbagi ilmu melalui karya berupa tulisan. Walaupun hanya beberapa kalimat, tetapi itu adalah karya yang harus mendapatkan apresiasi tinggi dari mereka yang hobi baca dan pencinta buku. Sekecil apa pun karya, apalagi karya sendiri berasal dari pengetahuan dan tentunya referensi buku yang dibaca, kadarnya begitu mahal di hadapan para pembaca, apalagi jika karya dipublikasikan di berbagai media cetak ataupun online.

Berikut jenis tulisan hasil buah pikiran anak bangsa bernama santri, mulai dari genre fiksi hingga nonfiksi semua tertuang melalui tulisan mereka. Jenis puisi dan cerpen juga curhatan isi hati mendominasi tulisan mereka. Bahkan ada beberapa tulisan yang bernada sindiran, kritikan, dan pujian ditujukan kepada pihak-pihak tertentu. Tema pemuda, semangat, kata motivasi, dan tentang rasa menjadi hal dominan yang mereka tuangkan dalam tulisan.

salah satu contoh hasil tulisan santri SMAIT Al Multazam

Berkarya untuk negara itulah hal yang harus ditunjukkan pemuda harapan bangsa sepertu mereka. Hal ini tentunya butuh waktu dan bimbingan dari para dewan guru untuk terus menuntun dan mengajak mereka, para santri dalam berkarya.

Salam literasi…. Mari membaca, menulis, dan berkarya…!

15/2/2019*timliterasi

Please follow and like us:
error

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *