Oktober 2018

Ketika Opini Dibungkam, Saatnya Jurnalis Bicara Fakta

[SMAITAM]- Setiap pemberitaan sebuah informasi, tidak terlepas dari opini dan fakta. Kedua kata tersebut selalu berdampingan tak terpisahkan. Namun bagaimana jadinya jika opini yang tersebar dalam sebuah tulisan menginformasikan berita-berita jauh dari kebenaran? Siapa yang bertanggungjawab dalam hal ini, jurnalis, dunia kewartawanan atau kesalahan redaksi bahasa media? Pondok Pesantren Al-Multazam melalui program divisi huda, humas dan dakwah menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dan kewartawanan dengan tema ‘Ayo Jadikan Tulisan dan Fotomu Bernilai

Tim Literasi SMAIT Al-Multazam, Meningkatkan Kemampuan Dengan Pelatihan Jurnalistik

Al-Multazam (18/10) Kemarin (17/10) di Aula Ponpes Terpadu Al-Multazam Tim Litarasi SMAIT Al-Multazam mengadakan Pelatihan Jurnalistik dengan mengundang Penulis Buku Tanah Biru, Pandu Hamzah dan mengundang dua wartawan kuninganmass.com, Deden Rijalul Umam dan Agus Mustawan. Acara yang digelar pada rabu kemarin itu diikuti 2 orang perwakilan tiap kelas untuk menjadi kader literasi ditambah 30 santri yang merupakan tim Jurnalistik aktif SMAIT Al-Multazam. Keseriusan para santri mencari ilmu jurnalistik diharapkan mampu

Pramuka Bersama Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC)

[SMAITAM] – Dalam rangka pemberian pengetahuan alam kepada santri Almultazam, pembina pramuka ustadz Cecep Robibinur bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memberikan pelatihan kepada santri – santri almultazam berkitan dengan Konservasi Hutan. Acara dilakasakan pada hari Sabtu (7/10/2018) dalam agenda rutin pelatihan pramuka. Dalam pemaparannya Pak Ajis (Pemateri dari TNGC) mengajak santri Almultazam untuk sama – sama bersama memelihara alam sekitar kita, dimulai dengan contoh yang paling sederhana