Prioritas Penataan Ciptakan Kelas Impian

Prioritas Penataan Ciptakan Kelas Impian

Bagi sebagian orang penataan ruang mungkin dianggap penting nggak penting. Mengapa demikian?. Padahal jika sebuah ruangan, tempat, atau sejenisnya ditata dengan rapi sesuai fungsinya, maka akan tercipta suasana beda yang menyenangkan dan sesuai harapan. Selain itu ruang atau tempat juga menunjukkan karakter para penghuni tempat tersebut. Sudah jelas bahwa jika ruangan atau tempat tidak rapi dan penempatan barang ataupun benda lainnya sembarang tidak sesuai dengan fungsinya, maka dipastikan penghuni ruangan tersebut belum disiplin dan terkesan gaya hidupnya berantakan.

Begitupun ruang kelas yang sehari-harinya kita tempati baik hanya sebagai tempat persinggahan sementara maupun berlama-lama, itupun harus ditata rapi sesuai fungsi dan karakteristik warga kelas sehingga tercipta suasana kondusif dalam proses kegiatan belajar mengajar, hal ini tentunya sesuai harapan yang diinginkan oleh kita semua.

Berbicara kelas impian, menyenangkan, dan sesuai harapan, maka desain kelas nyaman kreatif sangat dibutuhkan. Berawal dari fungsi kelas yaitu:
1. Tempat bersosialisasi
2. Berekspresi
3. Bereksplorasi
4. Belajar
5. Mengembangkan bakat minat
6. Membangun karakter
Selanjutnya, penataan area kelas, peralatan kelas, penempatan peralatan kelas, dan peralatan siswa serta peraturan kelas dan menegakkan peraturan, itu yang harus di desain sejak pertama kali masuk kelas terutama bagi wali kelas.

Di samping itu mengapa kelas harus ditata dan dikelola? Karena waktu terbanyak yang dilakukan siswa yaitu belajar di dalam kelas. Selain itu perlu juga kita, sebagai pengajar ketahui bahwa ruangan kelas yang hanya berukuran kecil adalah tempat menuanya kita. Maka menuanya kita harus menua yang berarti dan mempunyai visi untuk kelas tersebut.

Lalu bagaimana menjadikan kelas impian? Sangat mudah. Dalam hal ini harus ada keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak baik SDM, lingkungan, dan sistem. Berikut 5 hal yang menjadi syarat kelas impian,
1. Fasilitas
2. Suasana
3. Guru
4. Siswa
5. Karakter

Dari kelima hal di atas perlu diketahui bahwa jika kita memandang di dalam kelas lebih pada fasilitas maka karakter siswa tidak akan tumbuh sesuai harapan. Bisa dikatakan ghaib. Sementara jika penumbuhan karakter menjadi hal pertama dan utama, maka walaupun fasilitas minim atau belum lengkap, tapi itulah kelas impian yang diinginkan. Dalam hal ini guru harus menata niat menjadikan kelas sebagai tempat penumbuhan karakter siswa. Seorang guru harus pula ikhlas dalam “Memandikan”, memberi, mendoakan, dan terakhir serahkan semuanya kepada Allah SWT. Sekarang ini fenomena guru yang sering terjadi di dalam kelas adalah menghardik dengan mengatakan ‘diam’ dan melihat dengan ‘wajah marah’ ketika siswa melakukan suatu kesalahan. Akibatnya siswa kadang tidak paham dan mengerti mengapa harus berprilaku sopan dan siswa kadang melakukan perintah saat di depan guru saja, selebihnya ‘entahlah’

Oleh karena itu, dibutuhkan keefektifan dalam komunikasi di dalam kelas dengan warga kelas, baik dari fisik kelas yaitu penataan kelas sesuai fungsi kelas maupun peraturan-peraturan yang harus dilakukan oleh semua warga kelas termasuk guru. Tujuannya adalah, memandang secara visual, pernyataan tidak langsung, mempertanyakan, pernyataan langsung, dan campur tangan fisik. Semoga manfaat.

Please follow and like us:
error

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *