Deklarasi Kedisiplinan Santri dan SDM

Deklarasi Kedisiplinan Santri dan SDM

Ketika DEDIKASI Menjadi Awal Perubahan

[23/7/2018]SMAITAM-Senin, 23 Juli 2018 telah dilaksanakan upacara Dedikasi Kedisiplinan SDM dan Santri Pondok Pesantren Al-Multazam. Upacara dilaksanakan di dua tempat berbeda, lapangan serbaguna (lapser) digunakan sebagai tempat upacara DEDIKASI santri Akhwat dan lapangan SMA digunakan untuk pelaksanaaan upacara DEDIKASI Ikhwan.

Santri Akhwat dalam Mengikuti Upacara DEDIKASI 2018
Santri Ikhwan dalam Mengikuti Upacara DEDIKASI 2018

Sebagai pembina upacara,Ustad Dudung Abdul Karim, Lc di ikhwan dan Ustad Adin Nurhaedin, Lc di akhwat menyampaikan bahwa dengan pelaksaanaan upacara DEDIKASI ini diharapkan seluruh santri lebih siap menaati dan berdisiplin dalam segala hal selama proses menuntut ilmu di Pondok Pesanteren Al-Multazam. Sehingga dalam proses pembelajaran nanti tidak ada kata bermalas-malasan atau berleha-leha, membuang-buang waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Tidak hanya santri, pun SDM tim pengajar atau guru, wali asrama harus menunjukkan kesiapan mendidik, membimbing serta memberikan perubahan-perubahan menuju sebuah kata ‘kemuliaan’, baik untuk santri, pribadi, maupun lembaga.

UJI KEMAMPUAN SANTRI

DEDIKASI, Deklarasi Kedisiplinan SDM dan Santri kali ini menampilkan pertunjukan secara simbolis dari santri,oleh santri dan untuk santri usai upacara. Diawali pembacaan puisi oleh Oktavia, santri kelas XII IPA 4, sebagai pemandu untuk menunjukkan dan teman-temannya yang sering melakukan pelanggaran. Itupun ditunjukkan secara simbolik. Simbol-simbol yang mereka bawa, seperti kata-kata suka telat, ketemuan, membawa hp, berkata kasar, baca novel yang tidak islami, foto bareng, kabur, kerudung pendek dan jipon, serta pelanggaran lainnya dirusak dan dimusnahkan dengan harapan walaupun hanya simbolik, tetapi semua pelanggaran itu tidak lagi dilakukan santri.

Pembacaan Janji Santri yang dimpimpin oleh Ketua tiap Angkatan

DEDIKASI, Deklarasi Kedisiplinan SDM dan Santri Pondok Pesantren Al-Multazam, menjadi ajang perubahan lebih baik seluruh civitas akademika. Semoga.

#24/07/2018 – Wiwi Widuri#

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *